Meksiko Berhasil Tangkap Buronan FBI yang Diduga Pemimpin MS-13
March 18, 2025

Pihak berwenang Meksiko mengonfirmasi bahwa mereka telah menangkap Francisco Javier Román-Bardales, seorang terduga pemimpin geng MS-13 yang masuk dalam daftar Sepuluh Buronan Paling Dicari FBI. Penangkapan ini dilakukan di jalan raya Teocelo-Baxtla di Veracruz, berdasarkan pernyataan bersama dari Jaksa Agung, Kementerian Pertahanan Nasional, dan Garda Nasional.
Dalam pernyataan tersebut, dijelaskan bahwa Román-Bardales telah diberitahu tentang alasan penangkapannya, hak-haknya dibacakan, dan ia akan dipindahkan ke Mexico City untuk dihadapkan kepada otoritas terkait. Selanjutnya, ia akan dideportasi ke Amerika Serikat, tempat ia dicari.
CNN telah menghubungi pihak berwenang Meksiko untuk informasi lebih lanjut, termasuk apakah tahanan tersebut memiliki perwakilan hukum.
Terkait dengan penangkapan ini, FBI mengatakan kepada CNN bahwa mereka “tidak memiliki komentar saat ini” mengenai apakah penangkapan tersebut dilakukan atas permintaan pemerintahan Trump.
Tato Geng MS-13 pada Tubuh Tahanan
Banyak anggota geng MS-13, termasuk Román-Bardales, memiliki tato yang menutupi wajah dan tubuh mereka, yang sering kali menjadi tanda identitas geng.
Menurut FBI, Román-Bardales diduga terlibat dalam mengarahkan kegiatan kelompok kriminal di Amerika Serikat, Meksiko, dan El Salvador, negara asalnya. Ia juga dituduh memerintahkan berbagai tindakan kekerasan terhadap warga sipil dan anggota geng lawan, serta berperan dalam skema distribusi dan pemerasan narkoba di Amerika Serikat dan El Salvador.
Román-Bardales telah didakwa di Amerika Serikat dengan beberapa tuduhan, termasuk “konspirasi untuk menyediakan dan menyembunyikan dukungan material dan sumber daya bagi teroris, konspirasi teroris-narkoba, konspirasi pemerasan, dan konspirasi untuk memperdagangkan orang asing.”
Hadiah untuk Informasi
FBI telah menawarkan hadiah sebesar $250.000 bagi siapa saja yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Román-Bardales.
Pemerintahan Trump telah menetapkan MS-13, yang berasal dari Los Angeles, sebagai organisasi teroris, bersama dengan kelompok kriminal lainnya. Beberapa pejabat saat ini dan mantan pejabat menyatakan bahwa penunjukan kartel dan geng ini sebagai kelompok teroris berpotensi menjadi dasar untuk serangan langsung AS terhadap kartel dan laboratorium narkoba mereka di Meksiko.